Liga Perancis
Performa PSG Memburuk, Ancelotti Naik Pitam
Carlo Ancelotti. (Foto: Reuters)
PARIS - Paris Saint-Germain (PSG) kembali meraih
hasil buruk di kandang sendiri. Kali ini mereka dikalahkan 1-2 oleh
Stade Rennais, Sabtu (17/11/2012). Hasil buruk tersebut langsung
ditanggapi kemarahan oleh sang pelatih, Carlo Ancelotti.
Dalam laga kandang sebelumnya, PSG harus kehilangan tiga poin penuh karena ditahan imbang 1-1 oleh Montpellier. Kedua hasil mengecewakan tersebut membuat Ancelotti sadar bahwa skuadnya tengah dalam krisis.
Meskipun, masih menjadi pemimpin klasemen sementara Ligue 1 dengan 23 poin, namun posisinya semakin terancam tergeser. Kini, pelatih asal Italia tersebut berjanji akan melakukan perubahan demi memulihkan kondisi tim.
“Saya sangat marah. Saya merasa kami tak memiliki sikap yang baik di lapangan. Ini sangat sulit karena kami kehilangan dua partai kandang, kami dalam kondisi krisis. Tim harus segera keluar dari kondisi ini,” ujar Ancelotti, seperti dilansir Soccerway.
“Jika kami memiliki karakter, penampilan baik, dan profesionalisme yang tinggi maka dipastikan kami bisa terbebas dari krisis ini,”sambung mantan pelatih AC Milan dan Chelsea ini.
Ancelotti menilai bahwa kekalahan timnya kali ini bukan karena absennya sang bintang, Zlatan Ibrahimovic karena hukuman kartu merah. Ia menilai memang para pemainnya memberikan pengorbanan yang yang lebih kepada tim ini.
“Saya pikir ini bukan karena absennnya Zlatan. Buktinya, kami bisa bermain tanpa dia saat melawan Marseille. Jadi, rasa hasil akhir kami tak tergantung darinya,” pungkas Ancelotti. (min)
Dalam laga kandang sebelumnya, PSG harus kehilangan tiga poin penuh karena ditahan imbang 1-1 oleh Montpellier. Kedua hasil mengecewakan tersebut membuat Ancelotti sadar bahwa skuadnya tengah dalam krisis.
Meskipun, masih menjadi pemimpin klasemen sementara Ligue 1 dengan 23 poin, namun posisinya semakin terancam tergeser. Kini, pelatih asal Italia tersebut berjanji akan melakukan perubahan demi memulihkan kondisi tim.
“Saya sangat marah. Saya merasa kami tak memiliki sikap yang baik di lapangan. Ini sangat sulit karena kami kehilangan dua partai kandang, kami dalam kondisi krisis. Tim harus segera keluar dari kondisi ini,” ujar Ancelotti, seperti dilansir Soccerway.
“Jika kami memiliki karakter, penampilan baik, dan profesionalisme yang tinggi maka dipastikan kami bisa terbebas dari krisis ini,”sambung mantan pelatih AC Milan dan Chelsea ini.
Ancelotti menilai bahwa kekalahan timnya kali ini bukan karena absennya sang bintang, Zlatan Ibrahimovic karena hukuman kartu merah. Ia menilai memang para pemainnya memberikan pengorbanan yang yang lebih kepada tim ini.
“Saya pikir ini bukan karena absennnya Zlatan. Buktinya, kami bisa bermain tanpa dia saat melawan Marseille. Jadi, rasa hasil akhir kami tak tergantung darinya,” pungkas Ancelotti. (min)