Adebayor: Ini seperti Pahlawan Menjadi Penjahat
Reaksi Adebayor usai melakukan tekel keras kepada Cazorla. (Foto: Reuters)
LONDON - Striker Tottenham Hotspur, Emmanuel
Adebayor, meminta maaf atas kartu merah yang didapatkannya saat melawan
Arsenal, Sabtu (17/11/2012). Pasalnya, kondisi tersebut membuat timnya
menjadi bulan-bulanan The Gunners.
Dalam derby London Utara tersebut, Spurs sukses membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 oleh gol yang dicetak Adebayor. Sayang, menit ke-18 ia harus dikeluarkan oleh wasit karena melakukan tekel keras kepada Santi Cazorla.
Alhasil, unggul jumlah membuat Arsenal semakin leluasa memborbadir daerah Spurs. Meksipun, The Lilywhites sempat menambah gol lewat oleh Gareth Bale, namun tetap membuat Arsenal menang dengan skor akhir 5-2.
Melihat hasil seperti itu, Adebayor mengaku tak tahu bila ulahnya bisa memberikan dampak yang cukup besar. Oleh karena itu, mantan pemain Arsenal tersebut meminta maaf.
“Saya benar-benar tak percaya bahwa kartu merah tersebut dapat mengubah hasil pertandingan secara keseluruhan. Oleh karena itu, saya meminta maaf kepada rekan-rekan setim, pelatih, dan para fans Tottenham,” ujarnya, seperti dilansir The Sun.
Meski begitu, ia menilai bahwa tekel yang dilakukannya tersebut tidaklah terlalu berbahaya. Terlepas dari semua itu, mantan pemain Manchester City ini merasa menyesal sekali telah melakukan hal yang merugikan timnya.
“Tak ada yang hal lebih hancur saat melangkahkan kaki keluar lapangan. Saya ingin membantu Spurs memenangkan laga tersebut dan saya berpikir telah melakukannya saat mencetak gol,” sesalnya.
“Tetapi semua berubahnya dengan begitu cepat. Satu menit saya menjadi pahlawan dan kemudian menjadi penjahat," sambungnya. (min)
Dalam derby London Utara tersebut, Spurs sukses membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10 oleh gol yang dicetak Adebayor. Sayang, menit ke-18 ia harus dikeluarkan oleh wasit karena melakukan tekel keras kepada Santi Cazorla.
Alhasil, unggul jumlah membuat Arsenal semakin leluasa memborbadir daerah Spurs. Meksipun, The Lilywhites sempat menambah gol lewat oleh Gareth Bale, namun tetap membuat Arsenal menang dengan skor akhir 5-2.
Melihat hasil seperti itu, Adebayor mengaku tak tahu bila ulahnya bisa memberikan dampak yang cukup besar. Oleh karena itu, mantan pemain Arsenal tersebut meminta maaf.
“Saya benar-benar tak percaya bahwa kartu merah tersebut dapat mengubah hasil pertandingan secara keseluruhan. Oleh karena itu, saya meminta maaf kepada rekan-rekan setim, pelatih, dan para fans Tottenham,” ujarnya, seperti dilansir The Sun.
Meski begitu, ia menilai bahwa tekel yang dilakukannya tersebut tidaklah terlalu berbahaya. Terlepas dari semua itu, mantan pemain Manchester City ini merasa menyesal sekali telah melakukan hal yang merugikan timnya.
“Tak ada yang hal lebih hancur saat melangkahkan kaki keluar lapangan. Saya ingin membantu Spurs memenangkan laga tersebut dan saya berpikir telah melakukannya saat mencetak gol,” sesalnya.
“Tetapi semua berubahnya dengan begitu cepat. Satu menit saya menjadi pahlawan dan kemudian menjadi penjahat," sambungnya. (min)