SM Britama berlatih di Manila
Jakarta (ANTARA News) - Klub bola basket Satria Muda (SM)
Britama Jakarta mulai memantapkan diri untuk mengikuti kompetisi Speedy
National Basketball League (NBL) musim 2012/2013 dengan melakukan
pemusatan latihan di Manila, Filipina.
Sesuai rencana, anak asuh Ocky Tamtelahitu akan menjalani pemusatan
latihan pada 5-10 November. Selama di Manila, juara NBL 2011/2012 akan
menantang beberapa klub peserta D-League dari PBA.
"Kami ingin berupaya membangun chemistry di antara pemain
terutama pemain muda. Apalagi ada dua pemain senior yang pensiun," kata
pelatih SM Britama Ocky Tamtelahitu melalui surat elektronik, Minggu.
Dua pemain senior SM Britama yang pensiun adalah Wellyanson
Situmorang dan Agung Sunarko. Namun, posisi kedua pemain itu langsung
digantikan dengan pemain baru yaitu Kevin Jonas, Avan Seputera dan Bayu
Anggara.
Dengan bergabungnya tiga pemain itu, juara dua kali NBL ini membawa
14 pemain ke Manila. Pemain yang dibawa adalah kombinasi pemain lama
dan baru dan pemain lama ini merupakan skuad SM Britama musim lalu di
antaranya Faisal J Achmad, Galank Gunawan, Rony Gunawan, Vamiga Michel,
Bonanza Siregar dan Wisnu Arki.
Selama di Manila, Faisal J Achmad dan kawan-kawan akan menjalani
lima pertandingan yang telah dijadwalkan dengan klub Filipina.
Pada
hari pertama, Senin (5/11) dan hari berikutnya tim tersebut akan
menghadapi tim Boracay. Selanjutnya menghadapi Big Chill, Cafe France
dan terakhir menghadapi Cebuana, pada Sabtu (10/11).
Tim-tim yang dihadapi oleh SM Britama tersebut bukanlah tim
sembarangan. Seperti tim Big Chill Super Changers yang merupakan runner up Foundation Conference pada PBA D-League musim 2011/2012. Begitu juga dengan Cebuana yang juga runner up Coference 2010/2011.
Latihan keras juara NBL ini bukan tanpa alasan. Dengan didominasi
pemain muda, tim asal ibukota ini tidak ingin lengah apalagi tim-tim
yang harus dihadapi musim 2012/2013 sudah menunjukkan kemampuannya pada
turnamen pra musim kompetisi 2012.
SM Britama pra musim tersebut di Surabaya beberapa waktu lalu belum
menunjukkan hasil terbaik dan harus mengakui keunggulan Pelita Jaya,
CLS Knight Surabaya dan Aspac Jakarta.
(B016)